Berita

berita 1

BANDUNG, (PRLM).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan Program 300 Doktor Luar Negeri untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Program ini merupakan upaya menghadirkan aparatur pemerintah daerah berkualifikasi paripurna dan mampu memformulasikan kebijakan berbasis riset untuk mengakselerasikan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

 "Ke depan para perencanaan dan pelaku pemangunan harus punya pengetahuan yang kuat dan luas. Untuk membangun jabar perlu kepakaran sehingga arah dan program pembangunan berbasis ilmiah bukan berdasarkan perasaan apalagi kepentingan," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Jln. Diponegoro, Kota Bandung, Minggu (28/10/12). Heryawan juga mengemukakan, kondisi aparatur pemerintaha daerah saat ini masih didominasi lulusan SMA dan S1 yang berorientasi pada jenis pekerjaan bersifat administratif.

Untuk PNS berkualifikasi doktor sampai saat ini hanya sekitar 0,02 persen atau 73 orang dari total PNS se-Jabar 376.488 orang. Program ini dibuat karena masih sedikitnya PNS di Jawa Barat yang menyandang gelar doktor. Pendekatan 300 Doktor Luar Negeri sebagai solusi bersifat jangka panjang, karena aparatur pemerintahan kedepannya sudah seharusnya berkualitas dan berdaya saing tinggi. Kualifiikasi ini juga dibutuhkan unttuk menjawab kompleksitas pemasalahan masyarat serta untuk mengatasi keterbatasan sumber daya alam yang tersedia baik dalam skala nasional maupun internasional.

"Untuk saat ini saja, baru sekitar 73 orang PNS yang bergelar doktor di Jabar dan 80 persen ada di Pemprov Jabar. Nanti akan diratakan supaya di pemerintahan Kabupaten dan Kota juga ada PNS yang bergelar doktor," kata Heryawan. Dia menambahkan, progam 300 Doktor sebagai langkah untuk menuju Provinsi Jabar gemilang di segala bidang untuk ke depannya dapat diselesaikan dalam kurun waktu tiga tahun kedepan. (A-208/A-108)

Kirim komentar atau pendapat Anda

Kirim sebagai tamu

0

Peserta perbincangan ini

Tampilkan komentar sebelumnya